Notification

×

Iklan

Iklan


Menggemparkan: Tragedi Perampokan Sadis di Musi Rawas, Sumatera Selatan

Senin, 18 Desember 2023 | Desember 18, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-12-18T16:44:14Z

 

Menggemparkan Tragedi Perampokan Sadis di Musi Rawas, Sumatera Selatan
Foto : Barak ID

EKSEMPLAR.COM - Pada Kamis (23/11/2023) dini hari, terjadi tragedi perampokan yang menggemparkan di Dusun 4, Desa D Tegalrejo, Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan. 


Sebuah keluarga menjadi korban perampokan bersenjata tajam yang tidak hanya merampas harta benda, tetapi juga meninggalkan luka trauma mendalam.


Perampokan tersebut dilakukan oleh sekelompok individu bersenjata tajam, yang memasuki kediaman korban sekitar pukul 02.00 WIB. 


Salah satu korban, SL, tidak hanya menjadi saksi tetapi juga menjadi korban pemerkosaan oleh para pelaku. 


Selain itu, anak-anak korban juga tidak luput dari kekejaman perampok, mereka dianiaya dengan menggunakan kayu.


DD, suami SL, berusaha melawan para perampok dengan gagah berani. Namun, upaya perlawanannya membuatnya menjadi sasaran kejam para pelaku. 


Dia dibacok secara membabi buta di bagian kepala, punggung, dan tangan. Darah pun bersimbah saat DD terkapar, berjuang melindungi keluarganya.


Setelah peristiwa mengerikan itu, polisi segera melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap saksi serta korban. 


Hasilnya, terungkap bahwa selain dianiaya, SL juga mengalami pemerkosaan. Anak-anak korban yang mengalami penganiayaan dengan kayu juga segera mendapatkan perawatan medis.


Kasat Reskrim Polres Mura, AKP Harry Dinar, memastikan bahwa korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang memadai. 


SL, yang mengalami trauma akibat peristiwa tragis tersebut, menjalani rawat jalan dengan pendampingan anggota Unit PPA Polres.


Pihak berwenang saat ini tengah fokus pada penanganan korban. Proses trauma healing dan pendampingan dari Unit PPA menjadi prioritas utama untuk membantu korban mengatasi dampak psikologis dari peristiwa yang mengejutkan ini.


Keluarga korban, setelah melalui peristiwa mengerikan ini, kini berada dalam kondisi yang sulit. DD dan dua anaknya harus menghadapi proses penyembuhan fisik dan psikologis yang panjang. Semangat perlawanan mereka memang patut diacungi jempol, tetapi konsekuensinya sangat berat.


Masyarakat sekitar dan pihak berwenang setempat telah memberikan dukungan moral dan material kepada keluarga korban. 


Solidaritas ini menjadi langkah awal untuk membantu mereka bangkit dari tragedi yang melibatkan kekerasan dan kejahatan.


Peristiwa perampokan sadis di Musi Rawas, Sumatera Selatan, mengejutkan dan meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban.


 Dalam situasi sulit seperti ini, dukungan dan perhatian dari masyarakat sangat diperlukan. Semoga tindakan hukum dapat segera menangkap para pelaku dan membawa mereka ke pengadilan.***