Notification

×

Iklan

Iklan


Dikirim Dengan WA, Pakar Siber Ungkap Modus Penipuan Via Undangan Nikah dan Cara Pencegahan

Rabu, 08 November 2023 | November 08, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-11-08T03:41:46Z

 

ilustrasi aplikasi WA

EKSEMPLAR.COM - Pakar Keamanan Siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengatakan modus penipuan berupa undangan pernikahan yang disebar lewat aplikasi WhatsApp (WA). Diketahui undangan tersebut dikirim dalam format Android Package Kit (APK).

Alfons menyatakan, motif penipuan semacam ini termasuk klasik karena bertujuan untuk mendapatkan keuntungan finansial. Hal itu juga sejalan dengan digitalisasi yang cukup masif dalam dunia perbankan.

"Maka transaksi keuangan banyak dilakukan melalui kanal digital, baik melalui mobile banking dan dompet digital," ungkap Alfons pada hari Selasa (7/11/2023).

Teknik yang saat ini sedang tren beredar adalah mengirimkan undangan pernikahan lewat WA. Disebut Alfons, undangan ini dirancang untuk mencuri SMS one time password (OTP) untuk membobol rekening atau saldo di dompet digital korban.

"Undangan pernikahan pencuri SMS ini dirancang dengan cermat dan mayoritas korbannya akan percaya bahwa pesan WA yang diterimanya adalah benar undangan pernikahan, dan tanpa curiga akan membuka dan menjalankan aplikasi tersebut," beber dia.

Undangan pernikahan dalam bentuk aplikasi ini dibuat sedemikian rupa dengan menampilkan dua sosok pengantin untuk mengelabui calon korban. Ketika dibuka, aplikasi itu kemudian akan meminta akses izin mengirim dan melihat SMS di HP korban.

Jika korbannya mengizinkan itu, aplikasi tersebut dapat membaca SMS ponsel. Kemudian aplikasi akan mengirimkan semua SMS yang masuk, termasuk SMS OTP m-banking, SMS OTP Whatsapp, dan SMS lainnya ke akun Telegram penipu.

Alfons menegaskan apabila hal itu terjadi, akun m-banking korban bisa diakses dari ponsel  penipu. Hal itu makin berisiko jika layanan finansial tidak menyediakan layanan pencegahan seperti verifikasi tambahan.

"Maka penipu akan bisa mengakses akun m-banking korbannya dan melakukan transaksi finansial mencuri dana dari rekening korbannya," ucap Alfons.

Cara mencegah penipuan undangan pernikahan

Alfons menyebut kalau pengembang Android sebenarnya sudah menyediakan pencegahan. Misalnya, aplikasi ilegal seperti pencuri SMS ini tidak bisa dipasang (instal) langsung dari toko aplikasi resmi seperti Google Play Store.

Namun aplikasi pencuri SMS ini tetap bisa diinstal dari luar Play Store. Tapi setiap kali pengguna menginstal aplikasi dari luar Play Store, ponsel akan menampilkan peringatan kepada penggunanya.

Maka dari itu, Alfons menekankan agar pengguna mematikan fitur instal aplikasi otomatis dari luar Google Play Store.

Berikut caranya:

1. Pilih Pengaturan

2. Buka Instal Aplikasi yang Tidak Dikenal

3. Pilih Jangan Izinkan Instal Aplikasi yang Tidak Dikenal 

Nah beginilah cara mencegah aplikasi undangan digital yang mengandung virus memasuki smartphone kita. (***)